0 (Nol) dan 1 (Satu)
September 29th, 2008 by telesSaat teman, kerabat, sahabat tidak ada yang bisa, tidak ada yang ‘mau’ percaya pada kita…
Hanya Dia yang tahu, mengerti, dan ‘percaya’ pada kita…
Saat semua serba tidak mungkin, tidak terwujud, tidak terlaksana, maka hanya Dia yang ‘mampu’ memperlihatkannya…
Saat kita dihina, dicaci, dianiaya sedemikian rupa, Dia masih ingat, sayang, dan membangkitkan kita dari keterpurukan,
Saat semua menolak lamaran2 kita, pekerjaan, meminang wanita, Dia masih dan bersedia menerima cintamu, cinta kita…
Saat tidak ada yang bisa kita mintai bantuan, pertolongan, perlindungan, Dia masih tetap melindungi raga dan jiwa dari kenistaan,
Saat dalam lumpur penuh dosa, hanya taubat, pertolongan serta petunjukNya yang mampu membersihkan kotoran jiwa, raga yang menempel puluhan tahun di tubuh kita,
Saat Romadlon selesai, hanya Dia yang mampu menyampaikan kita pada Romadlon berikutnya…
Semoga hati kita dijadikan lembut, lunak, dan selalu mengingatNya…
Semoga Dia menyampaikan kita pada Romadlon tahun2 depan dengan kasih sayang dan bimbinganNya…
Hanya 1 (satu) yang berkuasa atas segala2nya, Dia yang Mahabijaksana…
Mohon maaf lahir & bathin baik karena tulisan2 saya yang membuat Anda ‘pedas’, lucu, menyindir, dari lubuk hati yang paling dalam ‘ijinkan saya untuk mengarungi samudera kehidupan & perjalanan spiritual ini tanpa hambatan, godaan, rintangan dengan ‘pemberian maaf Anda semua’
Sekian, mohon maaf, dan terima kasih untuk semuanya
Salam,
teles
